Konsep Pengertian Engineering Economy
Engineering Economy
Ekonomi teknik merupakan kumpulan teknik yang membandingkan beberapa pilihan dalam membuat keputusan dengan melibatkan unsur-unsur dasar seperti aliran uang tunai, waktu dan tingkat suku bunga dimulai dari perumusan, prediksi dan menilai hasil ekonomi yang diharapkan dari alternatif yang dirancang untuk mencapai tujuan tertentu.
Ilmu pengetahuan dan teknologi telah mengantarkan manusia pada sistem kehidupan modern yang sarat dengan teknologi sebagaimana kita alami dewasa ini. Melalui pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologinya, manusia akan dapat memanfaatkan sumber daya alam secara optimal untuk memenuhi berbagai kebutuhannya.
Keterbatasan dari sumber daya (manusia, material, uang, mesin, kesempatan, dll) membuat munculnya berbagai alternatif. Dengan berbagai alternatif yang ada tersebut maka diperlukan sebuah perhitungan untuk mendapatkan pilihan yang terbaik secara ekonomi, baik ketika membandingkan berbagai alternatif rancangan, membuat keputusan investasi modal, mengevaluasi kesempatan finansial dll.
Ekonomi teknik sangat diperlukan, terutama untuk suatu proyek karena banyak keputusan yang melibatkan uang atau modal dalam jumlah yang sangat besar dan biasanya dibatasi. Konsekuensi terhadap hasil keputusan biasanya berdampak jauh ke masa yang akan datang, yang konsekuensinya itu tidak bisa diketahui secara pasti, merupakan pengambilan keputusan dibawah ketidakpastian.
Tujuan Mempelajari Engineering Economy
Menjelaskan teknik pengambilan keputusan dalam rekayasa melalui analisa ekonomi”. Ketiga aspek di atas bisa terjadi pada seluruh lapisan organisasi, baik di sektor pemerintahan maupun di sektor swasta dalam dunia perekonomian.
Konsep Penerapan Engineering Economy
Di dalam Industri, nilai uang dapat berubah sejalan dengan perubahan waktu dan banyak hal yang menjadi penentu perubahan tersebut dan hal ini menjadi penting dikarenakan sebagai penentu nilai uang tersebut. Pertambahan nilai uang akan bertambah seiring dengan pertambahan waktu (akan datang), penambahan nilai uang tersebut itu disebut dengan “bunga”. Ketika seseorang memberikan pinjaman sejumlah uang pada waktu tertentu, maka jasa bagi pemberi pinjaman dan risiko yang terjadi kemudian karena kesempatan yang seharusnya dimanfaatkan menjadi hilang dan timbulnya risiko dikemudian hari yang dikonversikan dalam nominal biaya dan uang. Dimana setiap transaksi pasti akan timbul Risiko yang terjadi. Sementara tingkat modal per periode diartikan sebagai besarnya presentasi pinjaman yang wajib dibayarkan pada suatu periode sebagai bunga. Periode tersebut bisa dalam bulan, musim dan tahun.
Nilai uang akan mengalami perubahan pada periode waktu yang berbada, umumnya akan mengalami penurunan seiring perjalanan waktu (Pujawan, 2009). Misalkan harga logam mulia emas 24 karat pada tahu 2015 Rp.476.376 per gram, dengan kondisi yang sama pada tahun 2020 harganya mencapai Rp. 939.120. Gambaran diatas menunjukkan bahwa seiring perjalanan waktu nilai uang secara ekonomis akan mengalami penurunan. Atas pertimbangan diatas maka untuk analisa cash flow jika terdapat aliran kas pada periode yang berbeda maka perlu dilakukan penyetaraan nilai uang terlebih dahulu sebelum dilakukan analisa lebih lanjut. Pada bab ini akan dibahas lebih dalam tentang beberapa metode perhitungan penyetaraan nilai uang pada dua periode waktu yang berbeda.
alternatif menjadi solusi utama yang harus diterapkan pada hampir semua hal yang kita lakukan. Alternatif dikembangkan dari proposal proyek untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Dalam praktik ekonomi teknik selalu ada beberapa metode yang memiliki kemampuan dalam membandingkan alternatif yang paling ekonomis dan rasional. Pertimbangan-pertimbangan yang dilaksanakan melibatkan beberapa biaya meliputi purchase cost (first cost), dengan antisipasi masa manfaat, biaya pemeliharaan terhadap aset tahunan (biaya pemeliharaan dan pengoperasian tahunan), nilai sisa, dan tingkat bunga. Semua perkiraan relevan yang terkumpul menjadi bahan pertimbangan akan dianalisa lebih lanjut untuk menentukan yang terbaik dari sudut pandang ekonomi (Blank.P., 2008). Perencanaan proyek menjadi tahapan sangat penting dalam menganalisa penggunaan sumber daya uang apakah bisa diterima dengan tingkat pengembalian tertentu termasuk perlunya pengembangan alternatif yang mempertimbangkan prinsip biaya peluang (opportunity cost) dalam ekonomi
Depresiasi merupakan istilah yang jarang disebutkan dalam keseharian. Istilah depresiasi lebih dikenal di kalangan akuntan, bagian pembukuan ataupun pihak yang berkepentingan dalam perhitungan laporan keuangan khususnya menyangkut nilai atas suatu aset. Apalagi berhubungan dengan Pajak atas suatu aset. Depresiasi lebih dikenal dengan istilah penyusutan. Dimana setiap aset yang baru diperoleh akan dilakukan perhitungan penyusutan sampai dengan jangka waktu tertentu. Jadi setiap aset akan selalu dihitung berdasarkan besaran nilai sesuai dengan ketentuan. Depresiasi atau penyusutan adalah penurunan nilai secara berangsur angsur. Penurunan nilai ini terjadi pada berbagai jenis barang, seperti Gedung, kendaraan, peralatan kantor dan berbagai inventaris lainnya. Jika sebuah perusahaan membeli mobil misalnya, maka dalam jangka waktu tertentu mobil tadi akan berkurang sesuai dengan jangka waktunya atau nilai ekonomisnya berkurang, dan ini lazim digunakan dalam perusahaan perusahaan.
Dengan mengetahui apa itu Minimum Acceptable Rate Of Return (MARR) kita pasti bisa tahu Alternatif-alternatif timbul karena adanya keterbatasan dari sumber daya (manusia, material, uang, mesin, kesempatan). Dengan berbagai alternatif yang ada tersebut maka diperlukan sebuah perhitungan untuk mendapatkan pilihan yang terbaik secara ekonomi, baik ketika membandingkan berbagai alternatif rancangan, membuat keputusan investasi modal, mengevaluasi kesempatan financial. Analisa ekonomi teknik melibatkan pembuatan keputusan terhadap berbagai penggunaan sumber daya yang terbatas. Konsekuensi terhadap hasil keputusan biasanya berdampak jauh ke masa yang akan datang, yang konsekuensinya itu tidak bisa diketahui secara pasti, merupakan pengambilan keputusan dibawah ketidakpastian. Namun demikian keputusan-keputusan yang diambil (sekalipun dengan berbagai prediksi-prediksi yang masuk akal) terkadang terdapat juga perbedaan terhadap kenyataannya, yang lebih dikenal Risiko.
Komentar
Posting Komentar