Mobil Auto Pilot

    Pengertian Auto Pilot



    Mobil autopilot adalah sebuah mobil dengan sistem yang mampu mengendalikan kendaraan secara otomatis. Sistem autopilot ini akan otomatis mengambil alih kemudi dari pengemudi sehingga mobil akan melaju dengan sendirinya dan otomatis tanpa dikendalikan oleh pengemudi. Sistem ini mengandalkan berbagai radar dan juga sensor pada kendaraan. Dengan pengendalian otomatis tersebut, kendaraan dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan yang kebanyakan diakibatkan oleh kelalaian pengemudi ketika mengemudi mobil.

    Teknologi autopilot ini sebenarnya sudah lama dikenal pada dunia penerbangan. Autopilot sendiri sudah digagas sejak tahun 1914 dan orang pertama yang menciptakan sistem autopilot ini ialah Lawrence Sperry, yang dibantu oleh Sperry Corporation.

    Namun, saat ini pengaplikasian sistem autopilot pada mobil dinilai lebih rumit karena beberapa faktor eksternal yang dapat menghambat sistem autopilot tersebut bekerja secara ideal, seperti ketika kondisi lalu lintas padat, cara berkendara yang salah dari pengemudi lain, rambu-rambu lalu lintas, para pejalan kaki hingga kondisi jalanan yang rusak.


    Sistem Utama Autopilot

    Autopilot pada mobil atau sering disebut self driving dapat menjalankan mobil dengan baik apabila teknologi dan sistem komputerisasi yang ada pada mobil dapat beroperasi dengan semestinya. Untuk mengetahui sistem utama dari autopilot, berikut ini dijelaskan sistem utama pada mobil yang harus dilengkapi autopilot.

1. Light Distance and Ranging (LIDAR)

    Light Distance and Ranging atau LiDAR adalah salah satu metode yang mampu mendeteksi objek dengan menggunakan prinsip pantulan sinar laser untuk hal pengukuran jarak objek yang berada disekitarnya. Prinsip kerja dari LIDAR sendiri dilakukan melalui perhitungan jarak dengan cara mengeluarkan sinar yang berasal dari laser transmitter ke objek yang dituju, setelah itu dihitung berapa lama sinar laser dari LIDAR kembali ke reseptor.

2. Kamera

    Pada mobil yang memiliki sistem autopilot perlu dilengkapi dengan kamera beresolusi tinggi. Fungsi dari kamera jtu sendiri untuk mendeteksi adanya objek yang berada sekitarnya, seperti halnya kendaraan lain, tanda jalan maupun pejalan kaki.

3. Sensor

    Selain kamera, sensor pada sistem autopilot juga diperlukan keadaannya untuk mendeteksi seluruh area sekitar kendaraan. Hal tersebut karena jika Anda hanya mengandalkan kamera saja maka data yang didapat akan kurang akurat. Sensor dan kamera menjadi salah satu kesatuan input kendaraan yang bekerja untuk melakukan pengereman, penambahan kecepatan hingga berbelok secara otomatis. 

    Sensor yang umumnya ada pada mobil dengan sistem autopilot ini yaitu sensor ultrasonic, yang mana sensor ultrasonic sendiri bekerja dengan cara mengirimkan gelombang sinyal menuju objek di sekitarnya yang berguna untuk menjaga jarak agar kendaraan aman untuk berpindah jalur.

4. Electronic Control Unit (ECU)

    Pada sistem mobil dengan fitur autopilot, seluruh data dari sensor dan radar akan langsung diproses oleh sebuah komponen yang disebut dengan ECU (Electronic Control Unit). Sistem kerja ECU ini yaitu dimana sistem ini akan otomatis menjalankan fungsi seperti mobil dari kemudi, pengereman, akselerasi yang diatur oleh ECU.


Cara Kerja Autopilot Mobil

    Mobil dengan autopilot akan menggunakan berbagai teknologi yang inovatif, dan memiliki performa tinggi sehingga dapat memungkinkan mobil untuk mengidentifikasi adanya risiko kecelakaan seperti gangguan di jalan, mengenali pejalan kaki serta kendaraan lain.

    Untuk membuat kontrol seluruh fungsi autopilot tersebut, seluruh sistem yang canggih ikut andil di dalamnya. Autopot sendiri menggabungkan penggunaan dua perangkat yaitu perangkat lunak dan peralatan khusus, seperti halnya sensor laser LiDAR, yang mampu melakukan pemindaian 3D pada lingkungan fisik kendaraan sambil tetap bergerak, kamera, hingga sensor.

Berikut ini dijelaskan beberapa aspek yang penting dan perlu diketahui mengenai cara kerja mobil menggunakan autopilot: 

- Semua elemen pada kendaraan mobil diprogram untuk memberikan balasan dalam waktu yang singkat ketika mengemudi.
- Seluruh komponen autopilot akan bekerja melalui jaringan sinyal listrik yang dapat memungkinkan mobil membuat keputusan sendiri dalam menggerakan sistem mobil. 

- Autopilot dijuluki sebagai Pengemudi Virtual yaitu sebuah elemen fungsional yang utama dari mobil self driving. Sistem ini merupakan program dari komputer yang dapat mempertahankan kendali kendaraan seperti halnya yang dilakukan oleh pengemudi langsung. Perangkat lunak satu ini mampu mengkoordinasikan pekerjaan dari berbagai elemen teknologi untuk bekerja secara umum serta menciptakan jalur yang aman untuk pengemudi.

 


Komentar

  1. Assallamu'alaikum Wr. Wb, Selamat Sore semua nya,

    Sebelumnya perkenalkan, nama saya Pandu Dwi Nugraha Surya Putra dari TT-46-07 yang akan menbuka forum diskusi kali ini,

    Ok baik semuanya, mobil autopilot (IoT) merupukan bentuk kemajuan teknologi buatan manusia dibidang transportasi kelak..tentunya dalam masa penggembangan atau penyempurnaan teknologi ini. sangat dibutuhkan dan yang pasti juga juga mempunyai keunggulan dan kekurangan serta lisensi btersendiri dari mobil ini.

    Nah, temen-temen akan diminta untuk memberikan pendapat tentang kelebihan dan kekurangan serta lisesnsi keaamanan pemakaian mobil inil di Indonesia.

    yuk, langsung aja nih kita mulai diskusinyaa..




    BalasHapus
    Balasan
    1. Kelemahan

      1. Menghadapi cuaca buruk. Cuaca yang buruk membuat kontrol mobil Google lebih sulit, terutama karena pandangannya ke dunia sekitar terhalang. Keberadaan kabut misalnya, akan membatasi apa yang bisa dilacak radar. Kabar baiknya, tim Google sedang mengujicoba mobil ini agar di kemudian hari mampu menghadapi cuaca yang kurang bersahabat dengan mulus.

      2. Kehilangan sinyal. Sinyal selular diperlukan oleh si mobil untuk mengakses bank peta Google yang mendetail dan memungkinkannya mengirim informasi. Koneksi selular lemah sebenarnya tidak menjadi masalah, tapi jika hilang sama sekali, maka menurut tim Google, si mobil akan melakukan langkah pengamanan tertentu. Tidak disebutkan seperti apa, tapi kemungkinan sang mobil akan meminta manusia mengambil alih kemudinya.

      3. Mengenali polisi. Sang mobil memang akan mengenali jika ada seseorang memberhentikannya di tengah jalan, tapi dia tidak akan mengenalinya sebagai polisi. Dalam situasi ini, si mobil mungkin akan sedikit kebingungan dan menyerahkan kendali pada pengemudi manusia.

      4. Mengenali makhluk kecil. Si mobil akan mengenali kerumunan manusia, pejalan kaki atau binatang besar seperti rusa yang mencoba menyeberang jalan, tapi dia belum dapat mengenali hewan kecil, misalnya saja tupai. Tupai masih terlalu kecil untuk dapat dikenali sensornya. Saat ini, tim Google masih memperbaiki teknologinya sehingga di masa depan makhluk sekecil tupai pun dapat terdeteksi.

      Hapus
  2. Kelebihan
    sistem autopilot semi-otonom adalah fitur yang sangat luar biasa. Sistem ini memungkinkan mobil mengambil alih kemudi tanpa dikendalikan oleh manusia. Ini diklaim dapat membantu mengurangi angka kecelakaan di jalan. autopilot dapat membantu mengurangi kecelakaan hingga 50%. Sistem autopilot terdiri dari beberapa sensor yang ditempatkan di sekitar mobil. Sensor-sensor ini akan membantu mobil memahami lingkungannya. Dengan mobil dapat memahami lingkungannya sendiri, maka mobil bisa dengan aman mengarahkan dan mengendalikan dirinya. Bahkan ini bisa dilakukan di hampir semua situasi jalanAdapun jajaran sensor yang membentuk sistem autopilot mencakup radar, kamera, sistem pengereman listrik, dan 12 sensor ultrasonik jarak jauh. Sensor ultrasonik ditempatkan secara strategis di sekitar mobil sehingga mobil dapat menjaga jarak sejauh 16 kaki ke segala arah Sensor ini dapat membuat mobil seakan hidup. Mobil dapat merasakan jarak yang terlalu dekat dan mengukur jarak sesuai dengan yang direkomendasikan. Menariknya lagi, sensor ini akan terus bekerja dalam kecepatan berapa pun, sehingga mobil dimungkinkan untuk melakukan hal-hal seperti berpindah jalur dengan aman







    BalasHapus
  3. hooooo, banyak yang menarik juga ya....teknologi yang diberikan mobil auto pilot ini, namun mobil autopilot ini masih dalam tahap penyempurnaan yang membuat ada beberapa titik kelemahan.

    Tetapi seiring jalannya waktu mobil ini pasti menjadi tranportasi yang paling banyak digunakan dan juga lebih praktis ya.. hehehe

    gimana nih untuk legalisasi pengunaan mobil ini di Indonesia? Apakah sistem auto pilot memenuhi standar
    kelayakan untuk dioperasikan di Indoensia? apanih jawabanya hehehe..
    tentunya pasti sudah bahkan keamanankendaraan ini lebih aman dari pada kendaraan manual biasanya
    legalisasi dan lisensi mobil autopilot ini juga sudah masuk ke dalam peraturan hukum negara kita nih. wuduuuh.. keren bukaan? hahah

    BalasHapus

Posting Komentar